Monday, October 26, 2009

Mengenal Organ Reproduksi Ternak Betina

Priyono, S.Pt

Alumnus Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Mahasiswa Magister Ilmu Ternak Universitas Diponegoro

Email: priyono.spt@gmail.com


Setiap orang yang membudidayakan ternak selalu berusaha untuk meningkatkan produksi ternaknya. Beberapa cara dan teknologi baru dicoba diterapkan dalam manajemen budidaya ternak. Performans dari ternak ditentukan oleh faktor genetik dan lingkungan, dimana faktor lingkungan memiliki porsi yang lebih besar dibandingkan dengan faktor genetik. Prosentase faktor lingkungan sebesar 70%, sedangkan faktor genetiknya sebesar 30%.


Secara akumulasi, keberhasilan suatu usaha atau budidaya ternak ditentukan oleh segitiga produksi. Yakni terdiri dari feeding, breeding dan manajemen. Jika peternak sudah dapat menerapkan segitiga produksi ini dengan baik, maka produktivitas ternak tinggi dan akan semakin meningkat. Breeding atau pembibitan merupakan hal penting yang tidak boleh dikesampingkan, karena walaupun feeding dan manajemennya sudah baik akan tetapi pembibitannya (breeding) kurang baik maka akan memiliki pengaruh yang nyata pada produtivitas ternak.


Breeding tidak dapat dipisahkan dari ilmu reproduksi pada ternak. Oleh karena itu, sebagai peternak selain menguasai ilmu praktis juga dituntut untuk dapat menguasai ilmu dasarnya. Sebelum mulai belajar mengetahui proses reproduksi, maka diperlukan adanya pengenalan organ-organ reproduksi. Pada kesempatan ini, akan diulas mengenai pengenalan organ reproduksi pada ternak betina.


Ternak betina memiliki organ reproduksi yang terdiri dari beberapa macam organ, dimana setiap organ memiliki fungsi masing-masing yang saling mendukung. Organ-organ reproduksi ternak penting yang memiliki peran dalam proses reproduksi ternak yaitu Ovari, Tuba Falopii (Oviduct), Uterus, Serviks dan Vagina. Organ-organ ini merupakan organ vital pada alat reproduksi ternak betina.


Ovari merupakan organ betina yang terletak didalam rongga tubuh dan letaknya berada didekat ginjal. Ovari berfungsi untuk menghasilkan ovum (ova) yang jika dibuahi oleh spermatozoa pejantan maka akan berubah menjadi embrio. Pada ternak sapi ovari memiliki bentuk mirip biji buah almond dengan berat sekitar 10 sampai 20 gram. Ovari dirangsang untuk melepaskan ovum kedalam infundibulum dari tuba fallopii atau oviduk. Ovum bergerak menuju infudibulum dari tuba fallopii dengan ciliatet action dan kontrksi otot kemudian menuju uterus.


Uterus merupakan organ reproduksi yang terdiri dari struktur yang mirip dengan tanduk domba, dengan satu badan yang sama. Tanduk uterus pada ternak sapi membentuk suatu puntiran spiral lengkap sebelum kemudian bersambung dengan oviduct. Serviks merupakan suatu struktur yang mirip spingter yang memisahkan antara uterus dengan rongga vagina. Serviks berperan dalam proses menutupnya uterus untuk melindungi masuknya bakteri atau bahan-bahan asing. Sedangkan vagina merupakan organ yang berfungsi sebagai organ kopulasi pada betina dan tempat menumpahkan semen oleh penis pejantan.


Demikian pengenalan dasar mengenai organ reproduksi pada ternak betina. Pengenalan lebih lanjut mengenai organ reproduksi betina akan diulas pada artikel berikutnya. Jika ada masukan atau hal yang perlu didiskusikan mengenai isi dari artikel ini silahkan tinggalkan pesan pada komentar di bawah tulisan ini. Semoga bermanfaat.

Comments :

4 comments to “Mengenal Organ Reproduksi Ternak Betina”

Oerang Boegist said...
on 

trimakasih artikelnya...!!!

sy mahasiswa unhas jurusan sosial ekonomi peternakan...

mari sama2 kitabangun dunia peternakan...!!

jayalah peternakan indonesia.

bang jalan2 ke blog ku jga.

www.bubust.com

Priyono, S.Pt, M.Si said...
on 

Iya, terimakasih atas kunjungannya ya.. Yupz, mari kita bersama-sama mengembangkan dunia peternakan... Salam suksez...

Media Peternakan said...
on 

salam kenal saja buat masyarakat peternakan Indonesia

Pujangga said...
on 

iya, salam kenal kembali. Salam suksus buat peternak peternak indonesia

Cari Artikel Lain, Ketik Kata Kuncinya disini

Mesin Pencari Ilmu Peternakan Dot Com

Loading...

ILMU PETERNAKAN

Top Post

YM Online

Join Us

Share It...,,

Share |

Send Us Your Feedback


"Dari berbagai sumber" atau "Pustaka" pada beberapa tulisan di Situs ini yang mengutip dari sumber lain dicantumkan nama pengarang dan tahunnya (didalam naskah tulisan), sedangkan yang tidak dicantumkan merupakan pengalaman dan pengetahuan dari penulis. Bagi anda yang akan memberikan kritik dan saran dapat menghubungi saya lewat alamat email: priyono.spt@gmail.com
(ILMU PETERNAKAN Site Admin)

Donate your Article


"Situs ILMU PETERNAKAN merupakan pusatnya dunia peternakan. Bagi siapa saja yang peduli akan potensi peternakan. diharapkan dapat menyumbangkan artikel, jurnal, atau lainnya untuk dapat dipublikasikan di situs ini lewat Email: priyono.spt@gmail.com. Jangan lupa disertakan CV singkat anda. Terimakasih."
(ILMU PETERNAKAN Site Admin)
 

Copyright © 2009 by ILMU PETERNAKAN