Tuesday, May 19, 2009

AYAM BIBIT

Oleh:

Priyono, S.Pt

Alumnus Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Mahasiswa Magister Ilmu Ternak Universitas Diponegoro


Ayam bibit adalah ayam yang dipelihara dengan tujuan untuk menghasilkan keturunan yang mempunyai kualitas genetik yang sama atau lebih unggul dari tetuanya. Direktorat Jenderal Peternakan (1986) menyatakan bahwa garis keturunan dalam menghasilkan final stock secara berurutan yaitu:

  1. Pure Line

  2. Great Grand Parent Stock

  3. Grand Parent Stock

  4. Parent Stock

  5. Final Stock

Final stock merupakan keturunan terakhir dari ayam bibit yang ditujukan untuk produksi, baik produksi daging maupun produksi telur.

Ayam merupakan ternak yang paling digemari oleh masyarakat untuk dibudidayakan. Tatalaksana budidaya ayam relatif mudah dan perputaran usahanya relatif singkat, karena dalam waktu 30-40 hari ayam yang dipelihara sudah dapat dipanen. Ayam yang umumnya dibudidayakan dapat dibedakan menjadi ayam niaga pedaging (umum disebut dengan ayam broiler) dan ayam niaga petelur. Ayam niaga pedaging adalah ayam final stock yang dipelihara untuk menghasilkan daging. Sedangkan ayam niaga petelur adalah ayam final stock yang dipelihara untuk menghasilkan telur konsumsi.

Perkawinan merupakan suatu proses untuk menghasilkan keturunan. Hal ini merupakan hal penting dan harus disiasati dengan baik. Sehingga untuk menghasilkan keturunan yang efektif, efisien serta sesuai dengan demand, maka harus dianalisa metode perkawinan yang tepat. Saat ini dikenal ada empat metode perkawinan pada ayam bibit. Keempat metode tersebut yaitu:

  1. Flock Mating

Flock mating merupakan metode perkawinan dengan menggunakan pejantan lebih dari atau sama dengan 2 ekor dan menggunakan betina lebih dari atau sama dengan 2 ekor. Metode ini umumnya digunakan oleh peternak. Karena efisien dari segi waktu, tenaga, tempat dan biaya.

  1. Pens Mating

Pens mating merupakan metode perkawinan dengan menggunakan 1 ekor pejantan untuk betina sama dengan atau lebih dari 2 ekor. Metode ini cenderung menghasilkan fertilitas yang rendah.

  1. Stud Mating

Stud mating merupakan metode perkawinan dengan menggunakan 1 ekor pejantan dan 1 ekor betina.

  1. Artificial Insemination (AI)/Inseminasi Buatan (IB)

Artificial Insemination merupakan metode perkawinan dengan cara menyemprotkan sperma melalui saluran reproduksi. Pada ayam AI tidak seefisien pada sapi, oleh karena itu banyak yang tidak menerapakan metode perkawinan ini pada ayam.

Ayam niaga merupakan ayam yang menghasilkan keuntungan yang besar, jika benar dan berhasil dalam pengelolaannya. Kualitas ayam niaga mulai dari umur satu hari (Day Old Chick/DOC) sampai dipanen dan dipasarkan ditentukan oleh bangsa ayam bibit/ayam pembentuk ayam niaga. Bangsa-bangsa ayam pembentuk niaga yang sudah sering dikenal yaitu:

  1. Australop

  2. Brahma

  3. Cornish

  4. Leghorn

  5. New Hampshire

  6. Plymouth Rock

  7. Rhode Island Red

  8. Sussex.

Perkandangan dalam memelihara ayam bibit harus benar-benar diperhatikan, karena akan menentukan kualitas dari ayam niaga yang dihasilkan. Tipe perkandangan dapat dibagi menjadi kandang terbuka (Open House) dan kandang tertutup (Close House). Kandang terbuka dibuat dialam terbuka, sehingga suhu, kelembaban dan faktor klimat lain tidak bias dikendalikan. Untuk standar ukuran kandang pada kandang terbuka sebaiknya lebarnya maksimal 7 meter dan panjangnya dapat mencapai 72 meter. Sedangkan kandang tertutup merupakan kandang yang dibuat secara tertutup dan diatur suhu dan kelembabannya sesuai dengan kebutuhan ayam. Ukuran kandang tertutup dapat dibuat dengan lebar 7 sampai 16 meter dan panjangnya dapat dibuat lebih dari 72 meter dan tidak melebihi 140 meter.

Dari berbagai sumber.

Semarang,

Selasa, 19 Mei 2009

Pukul 06.51


Comments :

1
novia indriani said...
on 

asslkm pak priyono,, salam kenal..
saya novia sayajuga dari fapet unsoed saya angkatan 2009,

pak saya sedang dapat tugas matkul manjmn ternak unggas tentang ayam bibit,, terima ksh dng blog bapak, saya bisa tertolong,, hehe
saya boleh sharing2 tentang peternakan dengan bapak?

Cari Artikel Lain, Ketik Kata Kuncinya disini

Mesin Pencari Ilmu Peternakan Dot Com

Loading...

ILMU PETERNAKAN

Top Post

YM Online

Join Us

Share It...,,

Share |

Send Us Your Feedback


"Dari berbagai sumber" atau "Pustaka" pada beberapa tulisan di Situs ini yang mengutip dari sumber lain dicantumkan nama pengarang dan tahunnya (didalam naskah tulisan), sedangkan yang tidak dicantumkan merupakan pengalaman dan pengetahuan dari penulis. Bagi anda yang akan memberikan kritik dan saran dapat menghubungi saya lewat alamat email: priyono.spt@gmail.com
(ILMU PETERNAKAN Site Admin)

Donate your Article


"Situs ILMU PETERNAKAN merupakan pusatnya dunia peternakan. Bagi siapa saja yang peduli akan potensi peternakan. diharapkan dapat menyumbangkan artikel, jurnal, atau lainnya untuk dapat dipublikasikan di situs ini lewat Email: priyono.spt@gmail.com. Jangan lupa disertakan CV singkat anda. Terimakasih."
(ILMU PETERNAKAN Site Admin)
 

Copyright © 2009 by ILMU PETERNAKAN